LUWUK, LUWUK POST – Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Banggai dalam menyongsong tahapan pileg 2024, diterpa isu tak sedap, yakni adanya Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota Legislatif PDIP di DPRD Banggai.
Suprato yang diminta klarifikasinya oleh awak media ini pada Kamis (14/10) menyatakan, bahwa isu tersebut tidaklah benar.
“Sebagai Sekretaris DPC PDIP Banggai, tugas saya menjabarkan apa yang menjadi arah kebijakan Pimpinan Partai dan AD/ ART Partai untuk itu saya menyatakan isu PAW tersebut tidak benar,” tegasnya.
Suprapto yang merupakan Aleg PDIP asal Dapil 4 ini mengungkapkan, dengan adanya isu yang dirilis oleh media kemarin pada Rabu (13/10) pihaknya (DPC PDIP Banggai-red) langsung membahas secara internal, mengingat berita tersebut memuat tentang profil Ketua DPC PDIP Banggai, Herwin Yatim.
“Beliau menyatakan secara lugas dan tegas dalam pembahasan internal, bahwa tidak pernah mengeluarkan statement PAW bagi Aleg PDIP Banggai seperti yang diberitakan,” bebernya.
Prapto panggilan akrab beliau mengatakan, pihaknya masih berasumsi bahwa isu ini dilakukan oleh oknum dan pihak tertentu yang bertujuan untuk membangun dinamika jelang pileg 2024.
“Ada pihak luar yang bermaksud meng-grounded serta melakukan rongrongan ditubuh PDIP untuk menjadi tidak kondusif serta menjadi tak fokus pada kerja-kerja politik kerakyatan maupun kerja-kerja politik jelang 2024,” pangkasnya.
Prapto menegaskan, bahwa Bapak Herwin Yatim sebagai Ketua DPC justru menampik atas adanya isu tersebut dihadapan DPD pada pelaksanaan Rakerda Partai sebulan yang lalu.
Bahkan beliau (Herwin Yatim), lanjutnya, selalu memberikan penegasan agar setiap kader partai lebih memprioritaskan kerja Partai untuk membantu rakyat kecil dan fokus pada pemilu 2024yang merupakan hasil keputusan Konggres Partai dan Rakernas Partai untuk menegaskan urusan internal Partai harus selesai.
“Kami sampai saat ini, dari 10 orang Aleg PDIP masih “TEGAK LURUS” dalam bekerja dan mengemban tugas-tugas sesuai dengan arah kebijakan Partai,” pungkasnya.
Prapto mengaku bingung atas landasan atau perihal yang mendasari isu PAW itu, sebab PAW adalah bagian dari kebijakan Partai yang dilakukan seorang kader, karena telah melanggar AD dan ART Partai.
Prapto mengungkapkan, memang dalam setiap kesempatan, Ketua DPC menegur kami (anggota) tetapi, sebatas tanggungjawab sebagai Pimpinan Partai, dan hal itu adalah rutinitas biasa sebagai pimpinan.
“Saya yakin, beliau (HY) bahakan tidak sampai pernah memikirkan, apalagi sampai pada tingkatan membuat kebijakan melakukan PAW terhadap kami dan kawan-kawan Fraksi,” bebernya.
“Namun apapun itu semua kami dan kawan-kawan akan selalu tunduk, terhadap kebijakan Partai jika suatu ketika benar-benar ada kader yg terbukti dan meyakinkan melakukan pelanggaran peraturan Partai, maka hal itu sepenuhnya menjadi ranah Dewan Pimpinan Pusat untuk mengambil tindakan sesuai dgn AD/ART Partai,” tutupnya.
PDIP Banggai di-Terpa Isu PAW
Sultimnews.info -






