Aliansi Mahasiswa Family Banggai peduli Kabupaten Gorontalo

Aprianto Adrin selaku ketua umum KMI-BALUT Provinsi Gorontalo dan Aswir Pesak Ketua umum KPMI-BANGKEP, saat melakukan pembagian sembako kepada warga desa Tilote Selasa (16/11) kemarin. [Foto : Istimewa]

LUWUK, LUWUK POST-Aliansi yang tergabung dari dua lembaga organisasi yaitu KPMI-BANGKEP Provinsi Gorontalo dan KMI-BALUT Provinsi Gorontalo yang di mana Aliansi ini bergerak atas dasar panggilan hati untuk membantu sesama saudara kita yang sangat membutuhkan bantuan.

Aliansi ini bergerak dalam agenda menyalurkan bantuan hasil penggalangan dana dengan turun langsung ke lokasi korban bencana banjir yang terdapat di beberapa Kecamatan.
Penyaluran bantuan ini di salurkan lebih tepatnya pada Desa Tilote Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, pada Selasa (16/11) kemarin.

Proses pembagian sembako berjalan lancar. Karena masyarakat setempat menyambut dengan begitu antusias. Meskipun pada proses pembagian sembako sangat menguras tenaga dikarenakan ketingian air masih mencapai dada orang dewasa. Sehingga harus menggunakan perahu untuk bisa menyalurkan sembako ke rumah-rumah warga dan posko pengungsian.

Ketua Umum KPMI Bangkep Aswir Pesak mengatakan, pemerintah Desa ataupun pemerintah Kabupaten Gorontalo harus cepat tanggap dalam hal banjir yang melanda Masyarakat Desa Tilote. Karena masyarakat sekarang membutuhkan bantuan fasilitas yang banyak untuk mencukupi kebutuhan selama 1 tahun. Perlu adanya rehabilitasi tempat pembuangan air agar masyarakat Desa Tilote lebih ringan lagi menghadapi bencana-bencana banjir setiap tahun. “Harapannya lagi semoga dengan adanya bantuan sembako dari Kami Mahasiswa Banggai Kepulauan dan mahasiswa Banggai Laut, lebih meringankan beban masyarakat Desa Tilote Dan semoga Bermanfaat. Semoga pemerintah kabupaten Gorontalo bisa lebih memprioritaskan Desa Tilote, ” katanya.

Sementara itu menurut Ketua umum KMI Balut Provinsi Gorontalo Aprianto Adrin mengungkapkan, bahwasanya pemerintah kabupaten ataupun pemerintah provinsi harus sesegera mungkin untuk menangani masalah banjir di desa Tilote. “Karena sesuai dengan informasi yang kami dapatkan dari masyarakat setempat, perhatian pemerintah terhadap hal ini belum ada sama sekali. Banjir yang sudah hampir dua minggu lebih melanda masyarakat Desa Tilote ini, ” ungkapnya.

Sehingganya kami berharap dengan bantuan ini bisa meringankan beban saudara yang sekarang berada di desa Tilote Dan saya berharap ini bisa menjadi bentuk perhatian bagi kita semua untuk terus bergerak membantu saudara sesama. (Leb)