Dana Sudah Siap, BPKAD Banggai Segera Bayar Utang Pemda

Marsidin Ribanka

SultimNews, LUWUK-Utang janji saja harus dibayar lunas, apalagi utang uang. Hal ini dipahami benar oleh Pemerintah Kabupaten Banggai. Apalagi utang kepada kontraktor yang telah menyelesaikan proyek itu, cukup membetot perhatian publik. Menjadi bahan obrolan di warung kopi, dan perbincangan di media sosial.

Kepala BPKAD Kabupaten Banggai, Marsidin Ribanka, memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk membayar utang kepada kontraktor yang telah menyesaikan proyeknya tahun lalu. Meski ia juga mengatakan, pembayarannya belum sepenuhnya lunas.

“Oh itu. Bukan (dibayar dengan) DAU. Torang memang ada doi, ada saldo DBH beberapa tahun lalu,” katanya, Selasa (11/8/2020).

Nah, dana bagi hasil itulah yang sudah disiapkan untuk membayar utang pemerintah daerah kepada kontraktor. Yang sudah sekira delapan bulan tertunda itu. “Iya, sudah siap,” ujarnya.

Bukan hanya utang kepada kontraktor di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang akan diselesaikan. Tetapi juga pada dinas lainnya, seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan juga akan dibayarkan. “Iya (24,6 miliar), sudah fiks, ada doinya,” tukasnya.

Ia mengakui, Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR sudah menyiapkan DPA untuk proses pembayaran utang kepada kontraktor itu. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr. Anang S Otoluwa, mengakui pihaknya sudah menyiapkan pembayaran utang kepada para kontraktor. “Di Dinas Kesehatan juga sudah diusulkan untuk dibayarkan. Sekira Rp 700 juta,” tegas Anang. (ris)