FKM Untika Luwuk Sukses Laksanakan Seminar Nasional

Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr dr H Anang S. Otoluwa saat membawakan materi pada kegiatan seminar nasional FKM Untika. Dalam kegiatan itu, FKM juga menghadirkan narasumber tingkat nasional. [Foto:istimewa]

SultimNews, LUWUK- Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk kembali melaksanakan pertemuan ilmiah bertajuk seminar nasional dan call for paper, 29 Agustus di Hotel Swiss-Belinn Luwuk.

Kegiatan “The 1st National Scientific Conference of Public Health (1st NSCPH)” ini mengangkat tema “Edukasi Masyarakat di Era Adaptasi Tatanan Baru (New Normal)”.

Wakil Dekan I, FKM Untika, Erni Yusnita Lalusu SKM., M.Kes menyatakan, kegiatan konferensi nasional ini merupakan rangkaian kegiatan rapat kerja tahunan FKM Untika.

“Ini sebagai bentuk penyelenggaran institusi yang professional dan berkualitas,” kata Erni Yusnita yang juga ketua panitia kegiatan.

Erni menjelaskan, pertemuan ilmiah seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Banggai. Khususnya di bidang kesehatan. Dan, kedepannya akan menjadi agenda rutin fakultas.

“Kita akan rutinkan. Sebagai upaya dalam memberikan sumbangsih. Serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan kesehatan masyarakat Kabupaten Banggai,” jelasnya Mahasiswa Doktoral Epidemiologi Universitas Indonesia itu.

Sementara itu, dalam konferensi ini, pihaknya mengundang para pembicara pakar dibidangnya. Dan para praktisi dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk sharing berbagai temuan ilmiah yang inovatif, solutif, dan kontributif dalam menuju adaptasi new normal.

“Bupati Banggai juga kita hadirkan. Beliau membawakan materi tentang kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi Era New Normal,” bebernya.

Selain Bupati Banggai, FKM Untika juga menghadirkan guru besar Epidemiologi Unhas Makassar Prof. Ridwan Amiruddin. Ia membawakan materi utama tentang “Peran Sarjana Kesehatan Masyarakat dalam Era New Normal”.

Sementara itu, untuk sesi panel diisi oleh tiga orang pembicara. Pertama Guru besar Ilmu Gizi, FKM Universitas Indonesia, Prof dr Endang Laksminingsih Achadi.

Kemudian, Guru besar Ilmu K3, FKM Universitas Indonesia, Prof Dra Fatma Lestari. Dan yang ketiga Kadis Kesehatan Kabupaten Banggai, Dr dr H Anang S. Otoluwa.

Selain menghadirkan para narasumber tingkat nasional ini, kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara semi virtual. Berlangsung selama delapan jam. Dan dihadiri oleh ratusan peserta.

“Pesertanya, terdiri dari masyarakat umum, petugas kesehatan dari berbagai puskesmas, para pimpinan dan perwakilan dari beberapa instansi pemerintah daerah Kabupaten Banggai dan BUMN,” katanya.

Erni juga menambahkan, kegiatan tersebut tak hanya selesai begitu saja. Namun ada rekomendasi yang dihasilkan. Rekomendasinya adalah dibutuhkan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Kesehatan yang disesuaikan dengan kondisi demografi serta budaya masyarakat.

“Selain itu, harus melibatkan berbagai sektor pemerintah, swasta dan institusi pendidikan untuk medukung kesiapan kasyarakat dalam menghadapi era tatanan baru (New Normal),” pungkasnya. (leb)