Perwira Brimob Polda Sulteng Alami Luka Tembak

Komisaris Besar Polisi Djoko Wienartono saat memberikan keterangan kepada para awak media di ruangan kerjanya. (Istimewa)

PALU,SULTIMNEWS.id – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menyatakan seorang perwira Brimob Polda setempat mengalami luka tembak di dada kirinya. Diduga akibat karena kelalaian sendiri saat menggunakan senjata api.

Peristiwa itu terjadi di Mako Brimob Polda Sulteng, Palu, saat Iptu YP sedang membersihkan senjata api jenis HS Nomor H179002 pada Sabtu (2/3) sekitar pukul 10.20 WITA.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulteng Komisaris Besar Polisi Djoko Wienartono di Kota Palu, Senin, mengatakan perwira Brimob berinisial Inspektur Polisi Satu YP tidak sengaja menarik pelatuk saat sedang membersihkan senjata api hingga senjata itu meletus dan mengenai dada kirinya.

“Istrinya sempat menelepon, tapi tidak dijawab. Kemudian, dia meminta tolong kepada anggota lain untuk mengecek suaminya,” kata Kabidhumas kepada awak media di Palu, Senin (4/3/2024).

Anggota Brimob yang mendapat laporan tersebut kemudian bergegas mengecek Iptu YP. Mereka menemukan Iptu YP terluka di ruangannya dengan luka tembak di dada sebelah kiri.

Djoko menyebut, Iptu YP kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Undata Palu untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, kondisinya dikabarkan stabil dan sedang dalam pemulihan.

“Iptu YP mengalami luka tembak di dada kiri. Saat ini, dirinya sedang dirawat di RS Undata dikabarkan kondisinya stabil dan sedang dalam pemulihan,” ungkap Djoko.

Djoko mengungkapkan, saat ini tim Propam Polda Sulteng masih menyelidiki lebih lanjut terkait dengan kejadian tersebut. Diduga, kelalaian menjadi penyebab utama peristiwa ini.

“Kami masih menyelidiki lebih lanjut terkait dengan kejadian ini. Diduga, kelalaian menjadi penyebab utama,”¬†pungkasnya.(/*ab)