Penjual Takjil Musiman, Dua Kelurahan Berimbas Macet Parah

Kemacetan disalah satu ruas jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Jole. Selasa (12/3/2024). [Foto : Aswar Poibara]

LUWUK, SULTIMNEWS.id — Mengawali ibadah puasa Ramadhan 1445 H, para pengguna jalan khususnya di ruas jalan Urip Sumoharjo Kelurahan Karaton-Kelurahan Jole, Kabupaten Banggai dituntut untuk ektra sabar saat melalui jalan tersebut.

Hal ini buntut maraknya penjual takjil yang marak menghiasi sepanjang jalan.

Khususnya 3 jam sebelum memasuki waktu berbuka, disarankan para pengguna jalan yakni pengendara roda empat untuk memilih jalur alternatif.

Amatan pewarta dilapangan, tepatnya sekita pukul 16.00 Wita, nampak kemacetan mengular kurang lebih sepanjang 5 kilometer, mulai dari Jalan Urip Sumoharjo Kelurahan Karaton menuju Kelurahan Jole dan Simpong.

Dikarenakan kemacetan tersebut, pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Polantas diminta untuk menertibkan jalur di dua kelurahan tersebut. Atau jika perlu merekayasa lalin untuk memudahkan para pengendara motor, baik roda dua dan empat agar bisa melaluinya.

Salah satu pengguna jalan WA (45) tidak menyalahkan para penjual takjil, sebab menurutnya hal itu merupakan kearifan lokal, yang tidak terpisahkan dari memperingati Ramadhan. Ia hanya menyayangkan sejumlah kendaraan yang kemarkir kendaraan di bahu jalan sehingga menyebabkan kemacetan parah.

WA berharap pihak terkait dapat mengatur dan menertibkan kendaraan yang memarkir kendaraan saat berbelanja takjil agar jalur jalan tersebut bisa secara normal dapat dilalui kendaraan lainnya.

“Untuk pihak terkait agar bisa menempatkan petugas petugas di tempat yang mengakibatkan kemacetan jalan,” harapnya. (Asw)