Mudah dan Cepat, Ini Pengalaman Kuntoro Menggunakan Aplikasi Mobile JKN

Kuntoro Gotama 25 tahun mengunakan Aplikasi Mobile JKN yang merupakan Inovasi dari BPJS Kesehatan

TOILI BARAT, LUWUK POST- Digitalisasi untuk mewujudkan Kemudahan akses layanan adalah salah satu hal yang saat ini menjadi perhatian bagi BPJS Kesehatan dalam hal Transformasi Mutu Layanan.

Salah satu inovasi yang dihasilkan oleh BPJS Kesehatan yakni Mobile JKN yang merupakan aplikasi pintar yang dapat diakses dimanapun melalui ponsel pintar yang memberikan manfaat sangat besar bagi peserta JKN untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dengan Mobile JKN tidak hanya pelayanan dari BPJS Kesehatan yang dapat diakses tetapi juga pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan juga bisa di akses dengan mudah melalui aplikasi tersebut.

Kuntoro Gotama (25) warga kecamatan Toili Barat, Kabupaten Banggai dalam testimoninya dalam menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Ia menyampaikan banyak manfaat yang ia dapatkan dengan adanya Aplikasi Mobile JKN terutama dalam hal efesiensi waktu.

“Saya rasa akan menghabiskan banyak waktu kalau saya harus datang ke kantor BPJS Kesehatan ataupun ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan yang kita butuhkan. Dengan adanya Mobile JKN ini semua bisa saya di akses dari rumah cukup melalui handphone saja,” ungkap Kuntoro.

Kuntoro juga menceritakan pengalamanya ketika sebelum dan sesudah memanfatkan Mobile JKN khususnya dalam penggunaan fitur Antrian online. Salah satu fitur yang sudah beberapa kali di gunakan adalah fitur antrian secara online.

“Adanya fitur online ini menurut saya sangat membantu sekali karena pengalaman saya sebelumnya ketika mengantarkan ibu saya berobat ke puskesmas, kami harus menunggu sampai nomor antrian dipanggil karena banyaknya jumlah pasien yang datang waktu itu,” ucap Kuntoro.

“Adanya sistem antri secara online melalui aplikasi Mobile JKN pertama kali saya dapatkan informasinya melalui sosial media, kemudian pertama kali saya menggunakan fitur tersebut adalah ketika saya mengalami Kram perut dan pergi berobat ke puskesmas. Waktu itu saya memanfaatkan antrian online tersebut sehingga saya hanya perlu menunggu dari rumah dan berangkat ke puskesmas ketika antrian saya sudah dekat,” tambah kuntoro.

Tidak hanya penggunaan fitur Antrian Online, pemanfaatan fitur-fitur lain yang tersedia seperti perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui Mobile JKN telah digunakan oleh Kuntoro sehingga dirinya tidak perlu untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan data.

“Saat saya masih kuliah di kota Palu, Saya juga pernah melakukan perubahan faskes melalui aplikasi Mobile JKN karena faskes terdaftar saya adalah Puskesmas Toili III yang berada di Kabupaten Banggai waktu itu. Saya tidak perlu untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan data sehingga dapat menghemat cukup banyak waktu saya,” ungkap kuntoro.

“Hadirnya fitur-fitur seperti ini saya rasa akan sangat membantu kedepannya bagi kami yang memiliki akses cukup jauh ke kantor BPJS Kesehatan maupun ke Puskesmas terdaftar,” tambah kuntoro.

Kuntoro berharap agar Aplikasi Mobile JKN ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh peserta JKN, karena menurutnya Aplikasi Mobile JKN dapat menjawab dan memenuhi kebutuhan layanan kesehatan bagi peserta JKN di zaman yang serba digital ini.

“Tentunya saya berharap agar kemudahan ini tidak hanya dirasakan oleh saya sendiri tetapi juga dirasakan oleh semua orang. Berbagai jenis pelayanan sudah dapat di akses oleh semua orang melalui Mobile JKN secara online dimanapun tanpa mengganggu rutinitas-rutinitas yang ada,” Pungkas Kuntoro.(*/Adv)