Ajangsana Fai unismuh di Panti asuhan Aisiyah

mahasiswa dan mahasiswi semester 2 Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam belajar bersama Santri pantai asuhan Aisyiyah Luwuk

Luwuk post.Id – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Luwuk, Belajar Bersama Warga panti Asuhan Aisyiyah Luwuk, pada Rabu, 3 Juli 2024

Gelaran ini di buka langsung oleh Wakil Dekan 1 Tomi Bidjai S,Pd,I.M.Pd, turut pula di hadiri oleh dosen Pengampu Suma K Saleh S,Pd,I.M.Pd, bersama pengurus panti asuhan Aisyiyah.

Tomi Bidjai S,Pd,I.M.Pd mengatakan kegiatan seperti ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memberikan dukungan dan keceriaan kepada anak-anak di panti asuhan.

“Kolaborasi antara mahasiswa Universitas Muhammadiyah Luwuk dan warga panti asuhan Aisyiyah Luwuk diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak,”Harap Tomi.

mahasiswa dan mahasiswi semester 2 Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam belajar bersama Santri pantai asuhan Aisyiyah Luwuk

Partisipasi penuh dari mahasiswa dan mahasiswi semester 2 Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam dalam kegiatan ini pasti akan memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mereka.

Dengan Tema “ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tidak berbuah”, sebagai implementasi mata kuliah dasar – dasar pendidikan yang diangkat dalam kegiatan tersebut sangat inspiratif. Memberikan penekanan pada pentingnya mengamalkan ilmu yang telah dipelajari merupakan langkah yang sangat bijaksana.

Suma K Saleh selaku dosen pengampu mata kuliah mengharapkan agar para mahasiswa mampu menerapkan ilmu-ilmu yang telah mereka pelajari selama kurang lebih setahun di perguruan tinggi, hal ini akan membantu mereka tidak hanya dalam pengembangan diri, tetapi juga dalam memberikan manfaat bagi orang lain. Ilmu yang diamalkan bagaikan pohon yang terus berbuah, memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi individu dan masyarakat sekitar.

” Semoga para mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu mereka dengan bijaksana dan memberikan kontribusi yang berarti dalam kegiatan tersebut, walaupun baru semester 2,” Ucap Suma.

Dimana dalam pembelajaran ini melibatkan mahasiswa/i dalam kegiatan sosial seperti ini dapat membantu mereka mengembangkan empati, keterampilan sosial, dan pemahaman yang lebih dalam tentang kebutuhan masyarakat sekitar.

Semoga kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga panti asuhan, tetapi juga memperkaya pengalaman pendidikan mahasiswa/i, kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi semua yang terlibat. (*/Fil).